Sintang, Penalikenews.com – Kabupaten Sintang adalah salah satu daerah Otonom di Provinsi Kalimantan Barat, posisi di sektor timur.Luas sekitar 21.638 km2, iklim tropis dengan suhu 20 – 34 derajat celsius.secara etimologi dalam bahasa Batak Toba “Si Raja Oloan” (SRO) secara harafiah dapat diartikan sebagai “Raja yang bijaksana” atau ” kehendak raja yang harus dipatuhi” , “Oloan” berarti patuh dan bijaksana.
Komunitas si Raja Oloan, Boru,Bere dan Ibebere Kabupaten Sintang Kalimantan Barat,telah melaksanakan syukuran Bona Taon di Gedung Serba guna HKBP Desa Mertiguna ,Minggu (22-2-2026). Acara diawali dengan ibadah oleh Pendeta Ruth Panjaitan dan pemimpin liturgi St. J. Nainggolan, Doa syafaat dibawakan G Manullang. Thema ,: “Punguan nasatahi Saroha” (Filipi 2:2) ,sub thema ” Dengan semangat Pesta Bona Taon 2026,marilah kita sehati sepikir dan terus meningkatkan kebersamaan dan persaudaraan Punguan si Raja Oloan dalam kasih Yesus Kristus”.
Usai acara ibadah dihadiri semua pengurus, Wkl ketua G Naibaho, Sekretaris S. Simanjuntak, bendahara Dewi.Y. Simbolon. Ketua si Raja Oloan T. Sihotang Marsoit menyampaikan kata sambutan “Selamat Hari Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026 semoga damai sejahtera dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kita semua, dan selamat bergabung anggota baru segera nenyesuaikan. Kami pengurus sangat bangga menyambut kedatangan seluruh anggota Komunitas si Raja Oloan, Boru,Bere,Ibebere semuanya. Horas dan Shalom, selamat hari natal 25 Desember 2025 dan selamat tahun baru 2026 maaf lahir batin ,Tuhan Yesus Kristus memberkati kita semua.
Si Raja Oloan bukan hanya nama leluhur yang kita hormati, tetapi juga pijakan nilai-nilai yang mengikat kita sebagai satu Keluarga Besar. Melalui kegiatan ini kita semakin mempererat tali persaudaraan,melestarikan budaya dan tradisi yang telah dibangun leluhur. Kita tumbuhkan energi baru untuk kemajuan kita khususnya pengkaderan generasi muda dalam melestarikan budaya. Kita senantiasa selalu membangun komunikasi kepada semua anak bangsa yang ada di Sintang/ Indonesia, khususnya saudara kita putra daerah, pemerintah daerah yang kita hormati. Generasi muda sebagai pembawa tongkat estafet selanjutnya harus optimis,antusias, inovatif proaktif ,energik berpikir dan berjiwa besar pantang menyerah untuk membangun peradaban kedepan ” tuturnya.
Break makan siang bersama kurang lebih tiga perempat jam dilanjutkan dengan manortor dari Bere, Ibebere. Perwakilan dari Bere memberikan kata sambutan yang disampaikan oleh T.Sinanga” horas dan selamat tahun baru kepada kita semua, mohon maaf lahir batin dari kami Bere, apabila ada kekurang terkhusus pada hula-hula pada tahun 2025. Kita memohon kepada Tuhan agar tahun ini dan seterusnya Tuhan memberikan kelancaran ,kesehatan kemakmuran,semangat baru kepada keluarga besar si Raja Oloan Boru,Bere,Ibebere” ucapnya.

Berkumandang lagu “Tulang Na Burju” yang dibawakan oleh Vocal Grup Ibebere, Aritonang, R.Rajaguguk Nainggolan,Gultom yang menggetarkan kalbu Tulang/ hula-hula,sangat menyentuh dan menggugah. K – – Tortor anak remaja dan anak sekolah Minggu digelar, menjadi sesi yang penuh energi dan riang gembira membuat hati bangga dan penuh semangat untuk menapaki langkah kehidupan kedepan.
Penasehat sekaligus pemandu acara M.Nanullang dibantu Sekretaris Punguan S. Simanjuntak. Mendesain dan membawa acara begitu Lues ,teratur, lancar dan penuh makna. Diakhiri tortor dimana Hula-hula menyampaikan berkat dari Tuhan dengan sarana menyentuhkan Ulos kebahu kanan/kiri sebagai simbol pengejawantahan kasih kepada Boru,Bere,Ibebere dengan haru dan hikmad.
Dalam sambutannya, mewakili
Ibebere, bere Siraja oloan, Jesman Sianturi/br. Purba, pertama menyatakan “Trimkasih kpd Tuhan yg maha kuasa atas penyertaan-Nya buat kehidupan – aktivitas semua anggota perkumpulan Siraja Oloan (Hula-hula, boru, bere, ibebere) Kab Sintang selama tahun 2025”.

Kepada Pengurus (Ketua, Sekretaris, Bendahara) ucapan yg sama juga Ia sampaikan dimana Bona Taon dapat terlaksana tdk terlepas dri peranan pengurus.
Masih diwaktu yg sama, kepada seluruh Hula-hula/Paniaran, ucapan yg sama dan apresiasi kekompakan juga Sianturi sebut sbgai isyarat perkumpulan yg patut ditiru.
Sebab itu, marilah kta naikan / tingkatkan Pujian dan Doa kepada-Nya agar kta semua anggota Perkumpulan Siraja Olaon Sintang (keturunannya-red) menerima berkat yg sama.
Berkat, merawat kekompakan, sehati sepikir menjalankan perkumpulan, ucapnya seraya mengajak boru, bere, ibebere, semakin kompak kedepan.(Marsoit)















