Tangerang, Penalikenews.com – Tim Opsnal Polsek Jatiuwung, Polres Metro Tangerang Kota, berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) roda dua yang terjadi di wilayah Jatiuwung, Kota Tangerang. Dua pelaku berhasil diamankan, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran.
Kapolsek Jatiuwung Kompol Rabiin mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan kehilangan sepeda motor yang terjadi pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 00.15 WIB di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di depan ATM Hotel Soul Marina.
“Korban saat itu memarkirkan kendaraannya, namun saat kembali motor sudah hilang. Tim yang sedang patroli langsung melakukan pengejaran setelah menerima laporan,” ujar Rabiin dalam keterangannya.
Dalam pengejaran tersebut, polisi berhasil mengamankan pelaku pertama berinisial AF di sebuah kontrakan di kawasan Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Pelaku sempat bersembunyi di atas plafon kontrakan kosong sebelum akhirnya ditangkap.
Dari hasil pengembangan, polisi kemudian menangkap pelaku kedua berinisial K di wilayah Telagasari, Kecamatan Cikupa. Sementara satu pelaku lain berinisial D masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Dari hasil interogasi, pelaku AF mengaku telah melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor sebanyak empat kali,” ungkapnya.
Dalam aksinya, para pelaku menyasar sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan. Salah satu motor yang dicuri adalah Honda Beat Street yang terparkir di halaman ATM Hotel Soul Marina.
Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya tiga unit sepeda motor berbagai jenis, kunci letter T, pelat nomor kendaraan, STNK palsu, hingga alat untuk mengubah nomor rangka dan nomor mesin kendaraan.
Pelaku K diketahui berperan membantu menghilangkan jejak kendaraan hasil curian dengan membersihkan atau mengubah tampilan motor. Ia mengaku mendapat upah Rp300 ribu untuk setiap unit motor yang dikerjakan.
“Para pelaku berikut barang bukti saat ini sudah diamankan di Polsek Jatiuwung untuk proses penyidikan lebih lanjut,” jelas Rabiin.
Polisi juga masih terus melakukan pengembangan guna menangkap pelaku lainnya serta mengungkap jaringan curanmor yang lebih luas.













