Wabup Majalengka Dorong Rektor Baru UNMA untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan

MAJALENGKA, Penalikenews.com – Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan menghadiri pengukuhan Rektor Universitas Majalengka (Unma) periode 2026–2030 di Auditorium Unma, Senin (11/5/2026).

Dalam momentum tersebut, Yayasan Pembina Pendidikan Majalengka (YPPM) secara resmi menetapkan Dr. H. Otong Syuhada, SH., MH. sebagai Rektor Unma untuk masa bakti 2026–2030. Acara pengukuhan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur yayasan, civitas akademika, tokoh masyarakat, mahasiswa, serta sejumlah pejabat daerah.

Momentum pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi awal baru bagi kemajuan Universitas Majalengka di tengah tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan besar kepada kepemimpinan baru Unma agar mampu membawa perubahan positif dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Kabupaten Majalengka.

“Di balik sebuah pelantikan, ada tanggung jawab besar untuk menciptakan perubahan yang berarti. Semoga kepemimpinan baru membawa semangat kolaborasi, inovasi, dan kemajuan bersama,” ujar Wakil Bupati.

Ia juga berharap Unma terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang mampu melahirkan generasi unggul serta berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Selamat atas pelantikan rektor baru. Semoga mampu membawa Universitas Majalengka semakin berkembang dan Langkung Sae,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Unma yang baru dilantik, Dr. H. Otong Syuhada, SH., MH., menyampaikan sejumlah pandangan mengenai arah kepemimpinannya ke depan. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan bukan ditentukan oleh usia, lamanya mengabdi, maupun latar belakang tertentu, melainkan kemampuan menciptakan keberlanjutan prestasi di tengah tantangan zaman.

“Kepemimpinan adalah tentang keberlanjutan mengukir prestasi yang lebih besar di tengah tantangan yang semakin kompleks. Sosok pemimpin yang dibutuhkan saat ini bukan hanya primus interpares, tetapi juga pemimpin yang cerdas, bijaksana, dan berintegritas,” tegas Otong.

Dalam pidatonya, ia juga mengajak seluruh unsur kampus untuk menjalankan prinsip Value for Values, No Conspiracy and Defender Integrity demi mewujudkan tata kelola kampus yang lebih baik. Beliau menegaskan komitmennya untuk menerapkan prinsip transparansi, baik dalam pengelolaan keuangan maupun pelaksanaan program kerja dan capaian institusi. Bahkan, dirinya bersama jajaran wakil rektor hingga para dekan telah menandatangani fakta integritas sebagai bentuk keseriusan dalam menjalankan amanah.

“Tugas berat menanti ke depan. Saya berkomitmen siap mundur apabila tidak mampu menjalankan amanah ini. Jabatan ini bukan sesuatu yang membanggakan, melainkan tanggung jawab besar,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut mendapat perhatian dan respons positif dari kalangan mahasiswa. Salah seorang mahasiswa Fakultas Hukum Unma, Ridwan Maulana, mengaku optimistis terhadap kepemimpinan baru yang dinilai membawa semangat perubahan dan keterbukaan.

“Kami berharap kepemimpinan baru benar-benar mampu menghadirkan perubahan nyata, terutama dalam peningkatan kualitas akademik, fasilitas kampus, dan transparansi kebijakan. Pernyataan rektor yang siap dievaluasi bahkan mundur jika tidak amanah menjadi harapan baru bagi mahasiswa,” ujarnya.

Dengan kepemimpinan baru tersebut, Universitas Majalengka diharapkan mampu terus tumbuh menjadi perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan di era modern.(Lintong)

About The Author