GM Pelindo Bengkulu Dimas Rizky Kusmayadi Ajak Mahasiswa UNIB Jadi Penggerak Kemajuan Maritim Indonesia

BENGKULU, Penalikenews.com – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Bengkulu memperkuat sinergi antara dunia industri dan perguruan tinggi melalui kuliah umum yang disampaikan General Manager (GM) Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dr. Dimas Rizky Kusmayadi, S.H., M.H., M.Sc., kepada mahasiswa Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Bengkulu (UNIB), Senin (26/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bengkulu tersebut mengangkat tema “Transformasi Sektor Maritim: Sinergi Pelabuhan, Kelautan, dan Keberlanjutan”. Kuliah umum ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai peran strategis pelabuhan serta peluang pengembangan sektor maritim Indonesia.

Dalam pemaparannya, Dimas menjelaskan bahwa pelabuhan memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas antardaerah, kelancaran distribusi logistik, dan pertumbuhan ekonomi. Sebagai simpul transportasi dan perdagangan, pelabuhan menjadi penghubung aktivitas ekonomi antarpulau sekaligus pintu masuk bagi perdagangan nasional maupun internasional.

Menurutnya, transformasi sektor maritim tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur kepelabuhanan, tetapi juga membutuhkan penguatan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, pengelolaan sumber daya kelautan, serta komitmen menjaga kelestarian lingkungan laut.

“Transformasi sektor maritim tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur pelabuhan, tetapi juga mencakup penguatan konektivitas antardaerah, pengelolaan sumber daya kelautan, pemanfaatan teknologi, serta perlindungan lingkungan laut secara berkelanjutan,” ujar Dimas.

Ia menambahkan, pengelolaan pelabuhan yang efektif dapat meningkatkan efisiensi logistik, memperlancar arus barang, serta memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, pengembangan sektor kepelabuhanan perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga keberlanjutan ekosistem laut.

Dimas juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi, khususnya Program Studi Ilmu Kelautan, dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Pengetahuan akademik yang didukung pemahaman terhadap kebutuhan industri diharapkan mampu melahirkan gagasan dan solusi untuk menjawab tantangan sektor maritim.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa juga didorong untuk mempersiapkan diri menghadapi perkembangan industri kepelabuhanan dan kelautan yang semakin dinamis. Generasi muda diharapkan tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas, beradaptasi dengan teknologi, serta berkontribusi terhadap pembangunan nasional.
Pada kesempatan itu, Dimas turut memberikan motivasi kepada mahasiswa agar terus mengembangkan potensi diri, berani menetapkan cita-cita besar, dan mengambil peran dalam kemajuan Indonesia sebagai negara maritim.

“Teruslah bermimpi untuk kemajuan Indonesia. Nilai laut kita jaya,” pesannya.

Ia berharap kuliah umum tersebut dapat memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri kepelabuhanan, sekaligus membuka ruang pertukaran pengetahuan mengenai pengembangan sektor maritim yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Sinergi antara pengelola pelabuhan, perguruan tinggi, pemerintah, mahasiswa, dan masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci dalam mendorong kemajuan sektor maritim Indonesia. Dengan dukungan sumber daya manusia yang berkualitas dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, potensi kelautan nasional diharapkan dapat dikelola secara optimal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan global.***(ES).

About The Author