Jakarta, Penalikenews.com – Organisasi Gaharu Nusantara Bersinar (GNB) secara resmi melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) yang berlangsung di Gedung BNN RI, Ruang Jenderal Sudirman, Lantai 1.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara unsur pemerintah dan organisasi masyarakat dalam upaya pencegahan, edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan gerakan kolektif nasional guna melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, dari pihak BNN RI turut hadir:
- Brigjen. Pol. Drs. Edi Swasono, M.M. – Plt. Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN RI
- Drs. Yuki Ruchimat, M.Si. – Direktur Peran Serta Masyarakat, Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN RI beserta seluruh jajaran Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat serta Biro Hukum dan Kerja Sama BNN RI.
Sementara itu, dari pihak Gaharu Nusantara Bersinar hadir: - Vernando Sihombing – Ketua Umum DPP
- Hendra Simanjuntak – Sekretaris Jenderal DPP
- Ferry Onibala – Bendahara Umum DPP
- Albert Siagian – Deputi Hukum dan Kerja Sama DPP
Dalam sambutannya, Brigjen. Pol. Drs. Edi Swasono, M.M., selaku Plt. Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN RI, menegaskan bahwa kegiatan penandatanganan PKS ini bukan sekadar seremonial administratif ataupun hanya penandatanganan dokumen kelembagaan semata, melainkan merupakan peneguhan komitmen bersama dalam menghadapi ancaman narkotika yang semakin kompleks.
Beliau menyampaikan bahwa perang terhadap narkoba tidak dapat dilakukan secara parsial, tidak dapat dijalankan sendiri-sendiri, dan tidak akan berhasil tanpa keterlibatan seluruh elemen bangsa.
“Ancaman narkotika adalah ancaman nyata terhadap masa depan Indonesia. Narkotika merusak generasi muda, menghancurkan keluarga, melemahkan produktivitas bangsa, dan menggerus ketahanan nasional. Karena itu, dibutuhkan sinergi yang kuat, terarah, dan berkelanjutan antara pemerintah, lembaga negara, organisasi masyarakat, komunitas, dunia pendidikan, dan seluruh komponen bangsa,” ujar Brigjen. Pol. Drs. Edi Swasono, M.M.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa kehadiran Gaharu Nusantara Bersinar dalam kolaborasi ini merupakan bagian penting dari gerakan nasional pemberdayaan masyarakat dalam melawan narkoba.

Menurutnya, upaya pencegahan, edukasi, pemberdayaan masyarakat, pembinaan generasi muda, hingga penguatan ketahanan keluarga dan lingkungan sosial merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
“Penandatanganan PKS ini menjadi langkah strategis yang sangat penting. Kerja sama ini adalah bentuk nyata bahwa BNN RI dan Gaharu Nusantara Bersinar memiliki visi yang sejalan, yaitu menghadirkan gerakan bersama yang lebih luas, lebih terstruktur, dan lebih berdampak dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap bahaya narkoba,” tambahnya.
Beliau juga meyakini bahwa kolaborasi ini tidak hanya akan melahirkan program-program kerja, tetapi juga akan membangun gerakan moral, gerakan sosial, dan gerakan kebangsaan yang mampu menyentuh masyarakat hingga ke akar rumput.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Gaharu Nusantara Bersinar, Vernando Sihombing, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada BNN RI atas keterbukaan, kepercayaan, dan komitmennya dalam membangun kolaborasi dengan elemen masyarakat sipil.
Ia menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan oleh BNN RI merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Gaharu Nusantara Bersinar untuk bekerja lebih sungguh-sungguh, lebih disiplin, dan lebih konsisten dalam mendukung program-program nasional, khususnya dalam memberikan edukasi kepada masyarakat luas mengenai dampak dan bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Bagi kami, kerja sama ini bukan sekadar kemitraan formal. Ini adalah panggilan pengabdian. Ini adalah bagian dari tanggung jawab moral untuk menjaga generasi bangsa.
Ini adalah langkah bersama untuk memastikan bahwa anak-anak muda Indonesia tumbuh dalam lingkungan yang sehat, produktif, dan bermartabat,” ujar Vernando Sihombing.
Vernando juga menambahkan bahwa melalui PKS ini, Gaharu Nusantara Bersinar berharap akan lahir berbagai inisiatif konkret yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, di antaranya:
- Penguatan edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba;
- Pembentukan relawan dan kader anti-narkoba di berbagai daerah;
- Pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas;
- Kampanye publik yang masif dan berkelanjutan;
- Serta kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang tangguh terhadap ancaman narkotika.
Dalam penutup sambutannya, Vernando menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menjaga generasinya. Menurutnya, generasi yang kuat hanya dapat lahir dari lingkungan yang sehat, sadar, dan bebas dari narkoba.
“Mari kita jadikan momentum hari ini sebagai titik awal dari kerja nyata yang konsisten, bukan hanya untuk kepentingan institusi, tetapi demi masa depan Indonesia. Mari kita buktikan bahwa ketika negara dan masyarakat bersatu, maka tidak ada ancaman yang terlalu besar untuk dihadapi. Mari kita buktikan bahwa kolaborasi adalah kekuatan, dan semangat kebangsaan serta kepedulian sosial masih menjadi energi utama dalam menjaga Indonesia,” tegasnya.


Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BNN RI dan Gaharu Nusantara Bersinar ini diharapkan menjadi fondasi awal dalam membangun sinergi yang lebih luas, terstruktur, dan berkelanjutan dalam upaya mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).
Melalui kerja sama ini, kedua pihak berkomitmen untuk memperkuat langkah-langkah strategis dalam pencegahan, edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta pembentukan gerakan nasional anti-narkoba yang melibatkan seluruh elemen bangsa demi masa depan Indonesia yang lebih sehat, kuat, dan bermartabat.
Penandatanganan PKS ini bukan sekadar simbol kerja sama kelembagaan, tetapi merupakan deklarasi komitmen bersama antara negara dan masyarakat sipil untuk berdiri di garda terdepan dalam melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika.
BNN RI dan Gaharu Nusantara Bersinar menegaskan bahwa perang terhadap narkoba harus dilakukan secara kolektif, terstruktur, dan berkelanjutan demi Indonesia yang bersih, sehat, dan bersinar tanpa narkoba. (Guntur/GNB)













