Anggota DPRD Babel Yogi Maulana Peduli Bencana Kebakaran Salurkan Bantuan Rp.100 jt dan Pangan

Bangka Selatan, Penalikenews.com — Bencana yang melanda wilayah Kabupaten Bangka Selatan berdampak signifikan terhadap pemukiman warga. Berdasarkan data lapangan, dari total 8 RT yang ada di kawasan tersebut, sebanyak 7 RT terdampak parah akibat musibah yang terjadi pada Senin (12/10/2026).

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Yogi Maulana, meninjau lokasi bencana sekaligus menyerahkan sejumlah bantuan kemanusiaan yang bersumber dari dana pribadinya. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada kepala desa setempat untuk mendistribusikan kebutuhan dasar warga.

Untuk membantu meringankan beban warga terdampak, bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok dan sanitasi, antara lain:

  • Uang Tunai: Rp100.000.000 (Seratus Juta Rupiah)
  • Bahan Pangan: 5 ton beras
  • Fasilitas Sanitasi: 10 unit tedmon (tangki penampung air bersih)
  • Pakaian & Logistik: Ribuan set pakaian dalam wanita dan perlengkapan harian.

Penyediaan tangki air bersih dilakukan guna merespons keluhan langsung warga di lokasi yang mengalami krisis penampungan air pascabencana.

“Tadi masyarakat langsung menyampaikan aspirasi terkait sulitnya penampungan air. Secara pribadi saya bantu 10 unit tedmon agar distribusi air bersih bisa langsung dimanfaatkan,” ujar Yogi saat memberikan keterangan di lokasi.

Selain menyalurkan bantuan, Yogi menekankan pentingnya evaluasi kesiapsiagaan pemadam kebakaran (damkar) dan sarana tanggap darurat di tingkat kecamatan guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang.

“Kejadian ini menjadi bahan evaluasi dan introspeksi bersama, khususnya bagi Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, agar ke depan armada dan fasilitas damkar dapat disiagakan hingga tingkat kecamatan,” katanya.

Warga setempat juga menyampaikan harapan agar Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dapat turun tangan meninjau lokasi guna melakukan perbaikan infrastruktur serta penataan kembali pemukiman warga yang rusak. (Agus Priadi)

About The Author