Sintang, Penalikenews.com – Kelurahan Akcaya, Kecamatan Sintang, membuat terobosan inovatif dalam upaya mengatasi persoalan sampah rumah tangga. Melalui pendirian Rumah Pemulihan Sampah dan Bank Sampah Akcaya, pemerintah kelurahan membeli sampah yang dihasilkan oleh warga sebagai langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.
Lurah Akcaya, Vercelly Vianney, pada Kamis (16/7/2026), menjelaskan bahwa program tersebut merupakan salah satu strategi pemerintah kelurahan untuk mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.
“Kami membuat Bank Sampah Akcaya TPS3R Kelurahan Akcaya yang ada di sekitar RSUD AM Djoen Sintang. Cara kerjanya adalah kami membeli sampah yang dihasilkan rumah tangga warga Kelurahan Akcaya,” ujar Vercelly.
Menurutnya, melalui program ini masyarakat tidak hanya diajak untuk memilah sampah dari rumah, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi dari sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai.
Adapun jenis sampah yang diterima beserta harga pembeliannya, yakni botol plastik seharga Rp2.000, kardus Rp1.200, kaleng Rp15.000, kaleng susu Rp1.000, botol oli Rp1.500, serta botol Vixal dan sejenisnya Rp1.500.
“harga tersebut untuk per kilogram. Sampah tersebut bisa diantar ke TPS3R Kelurahan Akcaya. Melalui program ini kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya memilah sampah dari rumah. Sampah yang sebelumnya dibuang begitu saja kini memiliki nilai ekonomi dan dapat membantu menjaga kebersihan lingkungan Kelurahan Akcaya,” tambahnya.
Pemerintah Kelurahan Akcaya berharap Bank Sampah Akcaya dapat menjadi contoh pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang mampu mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga. Program ini juga diharapkan dapat mendorong terciptanya budaya hidup bersih dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kecamatan Sintang.(tim)
Atasi Sampah, Kelurahan Akcaya Sintang Beli Sampah Rumah Tangga Warganya














