TANGERANG,Penalikenews.com – Kinerja buruk di pemerintahan daerah, khususnya di pemerintahan Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang dinilai buruk, disebabkan berbagai faktor seperti kualitas SDM yang rendah, tata kelola anggaran yang tidak optimal, serta kurangnya komitmen pimpinan dan inovasi.
Permasalahan ini dapat diatasi dengan peningkatan kompetensi aparatur, penguatan akuntabilitas dan transparansi anggaran, serta mendorong partisipasi dan evaluasi kritis dari masyarakat.
Hal ini terlihat Pemkab Tangerang, luncurkan Bis sekolah gratis untuk masyarakat wilayah Kecamatan Jambe, dalam rangka mutu pelayanan dan menjadi Citra baik Pemkab Tangerang, tapi apa yang terjadi, program ini tidak dioptimalkan oleh Pemerintah Kecamatan Jambe.
Terpantau pada hari jumat, (03 oktober 2025) karena belum adanya koordinasi dengan pihak Kasi Pemberdayaan Kecamatan Jambe, serta tidak adanya pendampingan yang optimal dan tdk sosialisasi yang optimal serta tidak menfasilitasi kru bis secara optimal, maka mereka tidur pada di bis.
Saya sudah satu minggu disini, saya juga tidak tau seperti apa
dan bagaimana, karena tidak diperkenalkan kepada yang berkompeten, Camat Jambe atau pihak yang berkompeten seperti kasie pemberdayaan yang akhirnya kami didalam bus saja,” ucap salah satu kru bis layanan Gratis kepada awak media. Senin (06/10/2025).
Padahal, katanya lagi, program ini adalah program Pemkab Tangerang, untuk mengangkat Citra Bupati Tangerang masalah pelayanan masyarakat dalam Transportasi Gratis untuk Masyarakat.
Hamonangan Simanjuntak. SH/Ketua Forum Jurnalis Pasar Kemis (Forjumis) mengatakan bahwa kinerja yang buruk terjadi akibat kurangnya kesadaran, bahwa APBD adalah hak rakyat, ego politik yang lebih besar daripada kepentingan publik
“rendahnya komitmen pimpinan wilayah terhadap peningkatan pelayanan publik dan berkelanjutan program pembangunan dapat menyebabkan kinerja yang menurun,” kata Juntak, sapaannya.
Ia berharap mohon kepada Bapak Bupati Tangerang, dapat memanggil dan menegur serta meninjau kembali kinerja, kelayakan dan kepatutan jabatan Camat Jambe saat ini

Hal ini juga diakui oleh Fatah Hidayat. S.Sos/Pimpinan Redaksi Media online jurnalnasional.id. menjelaskan belum optimalnya organisasi birokrasi, tata laksana, serta dalam pelayanan dan peranapan teknologi informasi juga berkontribisi pada kinerja yang buruk.
“Pelayanan publik yang rendah dapat menimbulkan masalah sosial seperti kemiskinan dan kualitas barang serta jasa publik yang buruk, dimana kondisi pelayanan yang tidak memenuhi standart dapat memicu praktik potensi korupsi,” ungkap Fatah.(Red)















