MAJALENGKA, Penalikenews.com – Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan, melontarkan pesan tegas kepada jajaran pengurus Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI yang baru dilantik agar tidak menjadikan pelantikan sebagai kegiatan seremonial semata. Menurutnya, keberadaan organisasi kepemudaan harus dibuktikan melalui program nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Dena saat menghadiri pelantikan serentak pengurus DPK KNPI periode 2026 – 2029 se-Kabupaten Majalengka. Senin, (13/7/2026).
Dalam sambutannya, Dena menegaskan bahwa pemuda merupakan ujung tombak pembangunan daerah karena memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan zaman.
“Pemuda harus menjadi motor penggerak pembangunan. Jangan berhenti pada seremoni pelantikan, tetapi hadir dengan karya, inovasi, dan solusi yang dirasakan masyarakat,” tegas Dena.
Ia juga meminta seluruh pengurus KNPI di tingkat kecamatan membangun sinergi yang kuat dengan camat, kepala desa, dan unsur pemerintahan lainnya agar program kepemudaan dapat berjalan selaras dengan agenda pembangunan daerah.
Menurut Dena, organisasi kepemudaan juga memiliki peran strategis sebagai penyambung informasi berbagai program pemerintah kepada masyarakat sehingga pelaksanaannya lebih tepat sasaran.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Majalengka Anto Febrianto, M.Pd menjelaskan bahwa pelantikan serentak pengurus DPK dari 26 kecamatan merupakan langkah baru untuk memperkuat koordinasi sekaligus mempererat solidaritas antar-pengurus.
“Seluruh kecamatan hadir lengkap melalui tiga perwakilan, yakni ketua, sekretaris, dan bendahara. Ini menjadi momentum membangun kekompakan gerakan pemuda di Majalengka,” ujarnya.
Anto menegaskan jabatan Ketua KNPI di tingkat kecamatan bukan sekadar simbol atau formalitas. Ia meminta seluruh pengurus menunjukkan komitmen melalui program kerja yang menyentuh kebutuhan masyarakat hingga tingkat desa.
“Kami ingin KNPI hadir sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus wadah lahirnya inovasi dan pemberdayaan pemuda. Kalau tidak siap bekerja, lebih baik memberi kesempatan kepada yang benar-benar siap mengabdi,” katanya.
Pelantikan serentak tersebut menjadi model baru dibandingkan pelantikan yang sebelumnya dilakukan secara terpisah di masing-masing kecamatan.
Selain memperkuat koordinasi, langkah ini diharapkan mampu mempercepat kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan Kabupaten Majalengka (Lintong)













