Polisi tangkap tiga Pekerja PETI ,Mapolres Sintang didemo massa.

Sintang, Penalikenews.com – Sekitar jam 15.00 wib ratusan massa mendatangi Mapolres Sintang ,sebagian besar adalah Pekerja emas Tanpa Ijin (PETI). Sabtu ( 28/2/2026). Ratusan massa dengan membawa sepanduk dan poster, untuk menuntut pembebasan tiga orang rekannya,yang ditangkap dalam operasi penertiban pekerja emas tanpa ijin,di Kelurahan Kapuas Kiri Hilir.

Informasi penangkapan Surya(29),Joni(32) dan Budi(35) cepat meyebar melalui medsos membuat massa berkumpul di depan Mapolres Sintang untuk menyampaikan tuntutan supaya rekan mereka segera dibebaskan. Mereka juga bertanya tentang proses penangkapan rekannya hanya menangkap pekerja lapangan, bukannya pengendali dan penadah hasil tambang illegal.

Rudi menyampaikan keluhannya ” kita tidak keberatan kalau dilakukan penegakan hukum, tapi jangan hanya menargetkan pekerja lapangan,tetapi juga pengendali,cukong dan penadah hasil tambang illegal justru bebas berkeliaran” ujarnya.

Awalnya dialog antara pihak Polres dan perwakilan massa berjalan dengan normal, namun ketika dua orang rekannya dikeluarkan dan yang satu belum,maka terjadi ketegangan. Massa menutup jalan utama didepan Mapolres. Terlihat satu Spanduk bertuliskan ” Tangkap cukong bukan pekerja” dan hukum berlaku adil.

Ketegangan mereda ketika Bupati Gregorius Herkulanus Bala beserta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muhammad Comain tiba dilokasi untuk melakukan mediasi. Setelah kurang lebih satu jam koordinasi dengan pikah kepolisian ,akhirnya yang satu orang rekannya juga dilepaskan pihak Polres.

Bupati dalam sambutannya mengatakan ” kita harus mengutamakan keamanan dan kesejahteraan .Masalah PETI tidak bisa diselesaikan hanya menangkap pekerja lapangan ,kita akan melaksanakan penyelidikan lebih dalam untuk menangkap semua pihak yang terkait ,mulai dari pengendali sampai penadah” tegasnya.

Kapolres AKBP Sanny Handito menyampaikan ” Bahwa pihaknya akan mengevaluasi proses penangkapan dan mengadakan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. ” Kita juga akan mengundang tokoh masyarakat dan perwakilan penambang untuk membahas serta mencari solusi yang berkelanjutan agar aktivitas tambang bisa dilakukan sesuai peraturan dan memberikan manfaat bagi masyarakat” ungkapnya.

Kejadian ini menjadi sorotan publik,dengan harapan penegakan hukum dapat dilakukan dengan adil. Kepada semua kalangan dan pemerintah supaya dapat mencari solusi bagi pekerja lapangan penambang emas saat ini. (Tim)

About The Author