BENGKULU, Penalikenews.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar Dialog Kebangsaan secara virtual melalui Zoom Meeting dengan mengusung tema “Tribrata dan Catur Prasetya sebagai Kompas Etika Polri Presisi di Era Disrupsi Digital dan Keterbukaan Informasi”. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Divisi Humas Polri dan diikuti oleh seluruh jajaran kepolisian di Indonesia, termasuk Polda Bengkulu.
Di Polda Bengkulu, kegiatan diikuti oleh Wakapolda Bengkulu Kombes Pol Prianto Teguh Nugroho, S.I.K., M.H., didampingi para Pejabat Utama Polda Bengkulu. Dialog kebangsaan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman seluruh personel Polri terhadap nilai-nilai luhur Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman moral dan etika dalam pelaksanaan tugas kepolisian di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin dinamis.

Dalam arahannya, Kepala Divisi Humas Polri menegaskan bahwa di era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap anggota Polri dituntut tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, namun juga harus mampu menjaga integritas, etika, dan tanggung jawab dalam setiap tindakan maupun pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, Tribrata dan Catur Prasetya harus menjadi landasan utama dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul, seperti maraknya penyebaran informasi hoaks, meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap institusi Polri, serta tuntutan transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan kepolisian.
“Polri harus mampu hadir sebagai institusi yang adaptif namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur, sehingga kepercayaan masyarakat dapat terus terjaga,” tegasnya.
Melalui dialog kebangsaan tersebut, diharapkan seluruh personel Polri semakin memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, dan nilai-nilai etika kepolisian. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi untuk meningkatkan kualitas kinerja serta mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban demi mewujudkan Indonesia yang aman, damai, dan kondusif.













