Sintang, Penalikenews.com – Pekan Gawai Dayak (PGD) Kabupaten Sintang ke-XIII Tahun 2026 resmi berakhir pada Minggu malam, 2 Agustus 2026, di Rumah Betang Tampun Juah, Jerora Satu, Sintang. Pada malam penutupan, Panitia PGD Sintang 2026 mengumumkan Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Serawai sebagai Juara Umum setelah tampil dominan dan mengoleksi 20 piala juara I hingga juara III dari 12 cabang perlombaan yang dipertandingkan.
Posisi Juara Umum II diraih DAD Kecamatan Kayan Hilir dengan torehan 17 piala juara I hingga juara III. Sementara DAD Kecamatan Ambalau menempati peringkat ketiga atau Juara Umum III setelah berhasil mengumpulkan 13 piala juara dari berbagai cabang perlombaan.
Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi tersebut, Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny menyerahkan piala bergilir Juara Umum kepada Camat Serawai, Albertus Nopeka Kusnadi, sesaat sebelum secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang ke-XIII Tahun 2026. Pada kesempatan yang sama, penghargaan Juara Umum II diterima oleh Camat Kayan Hilir, Seberius Matius Akon.

Selama lima hari pelaksanaan, PGD Sintang 2026 menghadirkan 12 cabang perlombaan yang menjadi wadah pelestarian seni, budaya, tradisi, dan kearifan lokal masyarakat Dayak. Perlombaan tersebut meliputi Lomba Bujang dan Dara Gawai, Lomba Lagu Daerah, Lomba Menyumpit, Lomba Pencak Silat, Lomba Sastra Lisan, Lomba Pangkak Gasing, Lomba Menangkap Babi, Lomba Fashion Anak, Lomba Kuliner Khas Dayak, Lomba Menumbuk Padi, Lomba Melukis Perisai, serta Lomba Tari Dayak.
Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang Tahun 2026 diikuti oleh 13 Dewan Adat Dayak (DAD) kecamatan dari total 14 DAD yang ada di Kabupaten Sintang. Satu-satunya kecamatan yang tidak mengirimkan kontingen pada tahun ini adalah DAD Kecamatan Sungai Tebelian.
Keberhasilan DAD Kecamatan Serawai meraih gelar Juara Umum menjadi bukti kesungguhan dalam melestarikan seni dan budaya Dayak, sekaligus menegaskan tingginya semangat kompetisi yang sehat antar-kontingen. PGD Sintang 2026 pun kembali menjadi ajang mempererat persaudaraan, memperkuat identitas budaya, serta mendorong generasi muda untuk terus mencintai dan menjaga warisan budaya Dayak agar tetap lestari dari generasi ke generasi.(tim)













