Sintang, Penalikenews.com – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, memberikan motivasi dan arahan kepada para Guru Pendidikan Agama Kristen se-Provinsi Kalimantan Barat yang bertugas di Kabupaten Sintang pada Senin, 20 Juli 2026 di Pendopo Bupati Sintang.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Persatuan Guru Agama Kristen Republik Indonesia (PERGAKRI) Kabupaten Sintang tersebut dirangkaikan dengan pemilihan kepengurusan PERGAKRI Kabupaten Sintang serta sosialisasi program kerja PERGAKRI Provinsi Kalimantan Barat.
Dalam arahannya, Bupati Sintang menegaskan bahwa seorang guru agama tidak hanya memiliki tugas mengajar di ruang kelas, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mendidik, menginspirasi, membentuk karakter, dan menjadi teladan bagi para peserta didik.
“Guru Agama Kristen harus mampu mengedukasi, mengajar, menginspirasi, sekaligus memberikan keteladanan kepada murid-muridnya. Peran guru agama sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda yang beriman, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” ujar Gregorius Herkulanus Bala.
Ia juga mengajak seluruh guru agama Kristen untuk menjaga persatuan dan menjadikan organisasi profesi sebagai wadah untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.
“Persatuan di kalangan Guru Agama Kristen ini saya harapkan menjadi kekuatan untuk terus berbuat baik dan memberikan hal-hal positif bagi bangsa ini. Guru agama dari agama apa pun harus mampu bekerja dengan baik dan penuh ketenangan karena memiliki landasan iman yang kuat,” katanya.

Menurut Bupati, pendidikan agama sejak usia dini memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak agar mampu hidup rukun, damai, dan saling menghargai di tengah masyarakat yang majemuk.
“Guru Agama Kristen saya dorong untuk mampu membentuk karakter dan iman anak-anak sejak dini sehingga mereka tumbuh menjadi pribadi yang mampu hidup rukun, tenteram, dan damai. Kita boleh menjadi hebat dalam bidang yang kita tekuni, tetapi jangan pernah lalai menghargai orang lain,” pesannya.
Gregorius Herkulanus Bala juga mengingatkan para guru agar selalu menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Menurutnya, guru harus menjadi contoh dalam menghormati keberagaman yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.
“Ketika berada di sekolah, jangan pernah menjadi pelaku diskriminasi. Jangan angkuh, jangan sombong, dan jangan membeda-bedakan peserta didik maupun masyarakat yang berbeda agama. Jangan sampai kita gagal menjadi guru dan pendidik. Kemajemukan adalah kekayaan bangsa Indonesia yang harus kita rawat bersama,” tegasnya.
Bupati Sintang berharap melalui PERGAKRI, para Guru Pendidikan Agama Kristen dapat terus meningkatkan kompetensi, memperkuat solidaritas, serta berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang beriman, berkarakter, toleran, dan mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.(tim)














