Frengky Saragi Nahkodai GNB Banten, Siap Wujudkan Generasi Emas 2045

TANGERANG, Penalikenews.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gaharu Nusantara Bersinar (GNB) secara resmi menunjuk Frengky Saragih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) GNB Provinsi Banten. Penyerahan Surat Keputusan (SK) dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP GNB, Vernando Sihombing, di Saung RR, Kota Tangerang, Kamis (23/7/2026).

Penunjukan ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk mengaktifkan kembali kepengurusan GNB Banten yang sebelumnya mengalami kevakuman. DPP menilai kepemimpinan baru diperlukan agar roda organisasi dapat bergerak lebih cepat dan optimal dalam menjalankan program-program sosial kemasyarakatan.

Ketua Umum DPP GNB, Vernando Sihombing, menegaskan bahwa Banten merupakan wilayah yang memiliki posisi strategis dalam mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.

“Organisasi itu dinamis. Ada masa berkembang dan ada masa vakum. Di Banten kita membutuhkan energi baru. Saatnya kepengurusan baru bekerja maksimal. Banten memiliki posisi penting dalam membangun generasi bangsa, sehingga harus bergerak cepat dan tepat sasaran,” ujar Vernando.

Ia menjelaskan, GNB dibangun di atas lima pilar utama yang menjadi arah gerak organisasi, yakni pencegahan narkotika, peningkatan pendidikan, perlindungan perempuan dan anak, ketahanan pangan, serta advokasi masyarakat.

“Kelima pilar ini merupakan satu kesatuan yang bertujuan menyelamatkan generasi bangsa. Indonesia sedang menuju bonus demografi. Jika tidak dipersiapkan sejak sekarang, kita akan kehilangan momentum besar menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPW GNB Provinsi Banten yang baru, Frengky Saragi, menyatakan siap menjalankan amanah yang diberikan DPP dengan penuh tanggung jawab.

“Saya menerima amanah ini dengan penuh rasa syukur. Dalam waktu dekat kami akan melakukan konsolidasi organisasi, membentuk struktur kepengurusan di delapan kabupaten dan kota se-Banten, kemudian dilanjutkan hingga tingkat kecamatan. Kami juga akan membangun sinergi dengan pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat,” kata Frengky.

Menurutnya, program 100 hari pertama akan difokuskan pada konsolidasi organisasi, pemetaan wilayah rawan penyalahgunaan narkoba, serta pembentukan posko-posko edukasi di tengah masyarakat sebagai upaya pencegahan dini.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris DPP GNB, Pandji Pamungkas, menilai penunjukan Frengky Saragih merupakan langkah strategis untuk memperkuat eksistensi GNB di Provinsi Banten.

“Pak Frengky memiliki pengalaman di lapangan dan komitmen yang kuat terhadap gerakan sosial. Kami ingin GNB menjadi organisasi yang benar-benar hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan sekadar organisasi seremonial. DPP akan memberikan dukungan penuh, mulai dari pelatihan, kurikulum pencegahan narkoba, hingga penguatan jaringan advokasi,” ujar Pandji.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjalankan program-program organisasi.

“GNB tidak bisa berjalan sendiri. Kami akan membangun sinergi dengan BNN, Polri, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, LSM, hingga komunitas masyarakat agar lima pilar GNB dapat diwujudkan secara nyata. Harapan kami, dalam satu tahun ke depan, DPW GNB Banten menjadi salah satu wilayah terbaik dalam menjalankan program organisasi,” tambahnya.

Menutup kegiatan, Vernando Sihombing mengingatkan seluruh jajaran pengurus agar segera bekerja dan menghadirkan program-program yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

“Setelah menerima SK, jangan menunggu lama. Masyarakat membutuhkan aksi nyata, bukan sekadar wacana. Jadikan GNB Banten sebagai pelopor gerakan sosial yang mampu melahirkan generasi sehat, berprestasi, bebas narkoba, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Acara penyerahan SK tersebut turut dihadiri jajaran pengurus DPP GNB, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, serta sejumlah tamu undangan. (Red)

About The Author