Jelang Tradisi Sembahyang Kubur, Warga Kaliasin Dalam Dihimbau Waspada Potensi Karhutla‎

‎‎SINGKAWANG, Penalikenews.com – Menjelang datangnya bulan tradisi Sembahyang Kubur (Cheng Beng), masyarakat di wilayah Kaliasin Dalam diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
‎Bapak Sau Po, Ketua RT 28 Kaliasin Dalam, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Yayasan YKBS, mengingatkan warga agar ekstra hati-hati saat beraktivitas di sekitar area perkebunan maupun pemakaman, khususnya ketika membakar kertas sembahyang.
‎”Kami mengimbau kepada seluruh warga agar sangat berhati-hati saat membakar semak atau kertas sembahyang kubur. Pastikan setelah prosesi pembakaran selesai, api benar-benar sudah padam total sebelum meninggalkan lokasi,” ujarnya, Jumat (31/7/2026).
‎Imbauan ini disampaikan guna mengantisipasi terjadinya lonjakan titik api (hotspot) yang dapat memicu kebakaran luas di kawasan lahan kering.

‎Peta BMKG: Kalbar Siaga Potensi Karhutla
‎Kewaspadaan ini selaras dengan rilis peringatan dini dari Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio BMKG. Berdasarkan peta prediksi Potensi Kemudahan Terjadi Karhutla periode 31 Juli hingga 6 Agustus 2026, sebagian besar wilayah Kalimantan Barat masuk dalam kategori Sangat Mudah terjadi kebakaran (ditandai dengan warna merah pada peta).
‎Kondisi cuaca kering dalam beberapa hari ke depan dinilai berisiko tinggi mempercepat penyebaran api jika ada aktivitas pembakaran yang tidak diawasi dengan ketat.
‎Oleh karena itu, pengurus RT bersama pengurus Yayasan YKBS mengajak seluruh peziarah dan warga setempat untuk saling mengingatkan demi menjaga keamanan lingkungan serta kenyamanan bersama selama berlangsungnya tradisi sembahyang kubur. (CinHoi)

About The Author